Minggu, 03 Februari 2019





Pengertian dan definisi Statistika

Statistika adalah cabang dari ilmu matematika yang berhubungan dengan perhitungan dan pengumpulan data. Penjelasan detailnya, Statistika adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterprestasi dan mempresentasikan suatu data. Istilah Statistika berasal dari bahasa inggris, Statistic yang artinya mengumpulkan dan menganalisa data dalam bentuk bilangan dalam kuantitas yang sangat besar.

Kata statistika itu sendiri berakar dari bahasa latin  modern yang artinya sangat berbeda dengan arti statistika dalam bahasa Inggris. Statitika yang berakar dari bahasa latin Statisticum collegium yang artinya dewan negara. Sedangkan dalam bahasa Italia ada juga istilah Statista yang artinya negarawan atau politikus. Jika di lihat dari arti kata dari kedua bahasa itu, statistika yang di pelajari dalam matematika. Tapi mengapa istilah itu yang di gunakan untuk memberi nama ilmu tentang pengumpulan dan analisa data? Mari kita lihat sejarahnya.


Sejarah Statistika.

Sejarah mencatat, bahwa yang pertama kali menggunkan kata Statistik adalah Goffried Achenwall pad atahun 1749. Kata ini pertama kali di gunakan dalam bahasa jerman untuk menyebut suatu kegiatan analisis data kenegaraan. Jaid saat itu Statis diartikan sebagai ilmu tentang negara. lalu pada abad ke 19, terjadi pergeseran makna ketika Sir John Sinclair memperkenalkan kata Statistika kedalam bahasa inggris. Dulu statistika hanya di pakai untuk mengurus data yang di pakai lembaga-lembaga administratif pemerintahan, tapi sekarang penggunaan telah meluas dan mencangkup  di segala bidang kehidupan.
Statistika dan Statistik itu artinya berbeda. Meski sebagian orang sering menyamakan. Statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi dan hasil dari penerapan perhitungan dari data tersebut.


Macam-macam Statistika

Menurut fungsinya, Statistika di bedakan menjadi dua, yaitu:
  • Statistika deskriptif adalah bagian statistika yang mempelajari cara penyusunan dan penyajian data yang di kumpulkan.Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran singkat dari sekumpulan data.
  • Statistika Indukstif (inferensial) adalah bagian statistika yang mempelajari tata cara penarikan kesimpulan yang valid mengenai populasi berdasarkan data pada sampel. Penarikan kesimpulan biasanya menggunakan unsur peluang. Tujuannya untuk penarikan kesimpulan dengan cara membuat generalisasi.
Dalam prakteknya, kedua jenis statistika tersebut di atas, baik statistika deskriptif maupun induktif saling berhubungan erat, di mana yang satu tidak akan bisa di lakukan tanpa yang lain. Objek yang di teliti dalam statistika di sebut populasi sedangkan bagian kecil dari populasi yang di teliti di sebut sampel. Sedangkan keterangan yang di kumpulkan adalah data. Populasi, sample dan data merupakan unsur-unsur statistika.

Statistika di terapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu alam maupun ilmu sosial ekonomi. Di segala bidang kehidupan, statistika sangat di perlukan. Contoh termudah adalah dibidang pemerintahan, yaitu tentang perhitungan jumlah penduduk (sensus penduduk).

 Fungsi dan Peranan Statistika

Statistika memiliki fungsi dan peranan yang bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Untuk mendapatkan fungsi maksimal, dibutuhkan penerapan statistika dan statistik secara keseluruhan dari mulai mengambil data sampai penarikan kesimpulan. Berikut beberapa fungsi dan peranan statistika.
  • Statistik menggambarkan data dalam bentuk tertentu
  • Statistik dapat menyederhanakan data yang kompleks menjadi data yang mudah dimengerti
  • Statistik merupakan teknik untuk membuat perbandingan
  • Statistik dapat memperluas pengalaman individu
  • Statistik dapat mengukur besaran dari suatu gejala
  • Statistik dapat menentukan hubungan sebab akibat
Kegunaan statistik pun dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan informasi dan kesimpulan yang didapatkan untuk pengambilan keputusan dan kebijakan.



SUMBER :
https://www.zonareferensi.com/perbedaan-statistik-dan-statistika/
https://www.kamusq.com/2017/05/statistika-adalah-pengertian-dan.html

Kamis, 08 Februari 2018

Sejarah perkembangan Code blocks

 Sejarah Perkembangan Code::Blocks

    Code::Blocks adalah suatu program lingkungan pengembangan terpadu bebas, nirlaba, bersumber terbuka dan lintas platform. Program yang ditulis dalam C++ beserta wxWidgets untuk GUI-nya ini bisa digunakan bersama dengan berbagai macam kompilator, contohnya GCC dan Visual C++. Peralatannya yang tersedia tergantung dari "plugin" yang ada dipasang. Sekarang ini, Code::Blocks lebih tersedia sebagai perangkat pengembangan dalam bahasa C dan C++, walaupun program ini juga bisa disesuaikan, dan mungkin akan membutuhkan pemasangan tambahan, untuk pengembangan perangkat lunak ARM, AVR, DirectX, FLTK, Fortran, GLFW, GLUT, GTK+, Irrlicht, Lightfeather, MATLAB, OGRE, OpenGL, Qt, SDL, SFML, STL, SmartWin dan wx. Code::Blocks tersedia di sistem operasi Windows, Linux, Mac OS X dan FreeBSD

Minggu, 06 Agustus 2017

Sejarah Perkembangan Bahasa C dan Code::Blocks

Sejarah Perkembangan Bahasa C

    Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.

    Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.

    Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.


CONTOH PROGRAM